Perangkat tersebut disebut "Apple picking," ini didasari dari pertumbuhan gelombang kejahatan dan pencuri yang lebih banyak menargetkan perangkat mobile, terutama seperti Apple iPads dan iPhone.
Sekarang salah perusahaan gadget terbesar dunia tersebut mengambil langkah untuk menghentikannya, dengan "kill switch" sebagai bentuk pembaruan ditujukan untuk membuat gadget mobile kurang berharga bagi pencuri.
Kunci aktivasinya akan menjadi bagian dari iOS 7, versi terbaru dari sistem operasi mobile Apple Mobile yang akan meluncur pada musim gugur nanti. Fitur ini akan memerlukan Apple ID dan password sebelum fitur "Find My iPhone" dapat dimatikan atau data dapat dihapus.
Pada pidato utama pembukaan Worldwide Developers Conference tahunan, perusahaan mengatakan ID dan password yang sama akan diperlukan untuk mengaktifkan perangkat setelah terhapus sepenuhnya.
"Kami pikir ini akan menjadi pencegah pencurian yang benar-benar kuat," kata Craig Federighi, Wakil Presiden Senior di Apple.
Dengan meningkatnya popularitas perangkat mobile, mencuri telah menjadi semacam kejahatan unik yang memerlukan penegakan hukum dan pejabat pemerintah yang memperhatikan.
Di New York, satuan polisi khusus telah dibentuk untuk menangani perangkat mobile yang dicuri.
Tingkat kejahatan secara keseluruhan di kota meningkat 3% tahun lalu tetapi "jika anda mengurangi peningkatan pencurian produk Apple, maka akan ditemukan penurunan secara keseluruhan dalam kejahatan di New York," kata Wakil Komisaris Polisi Paul Browne.
Pengacara telah beberapa kali menyerukan butuhnya sebuah "kill switch" di semua perangkat mobile untuk beberapa waktu.
Pengumuman Apple muncul pada minggu yang sama dikala George Gascon, jaksa wilayah di teknologi hub San Francisco, berencana untuk bertemu dengan Jaksa Agung New York dan perwakilan dari perusahaan ponsel untuk membahas cara mengecilkan jumpah perampokan perangkat mobile.
Dalam sebuah surat tahun lalu kepada ketua Komisi Komunikasi Federal, asosiasi perdagangan industri nirkabel merilis rincian dari upaya sukarela untuk "membantu penegakan hukum mencegah pencurian smartphone."
Salah satu langkah utama dari upaya itu adalah penciptaan database untuk smartphone yang dilaporkan telah dicuri. Database untuk telepon, yang dijadwalkan harus dibangun dan berjalan pada akhir November,saat ini tidak dapat diaktifkan dan tidak akan bekerja pada jaringan LTE di Amerika Serikat.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment