Home » » Empat Orang Amerika Tewas Dalam Serangan Markas Amerika

Empat Orang Amerika Tewas Dalam Serangan Markas Amerika

Empat orang Amerika tewas dalam serangan roket di Bagram Air Base, di luar Kabul, ujar seorang pejabat Pentagon.

Pasukan Bantuan Keamanan Internasional pimpinan AS mengkonfirmasi bahwa empat anggota koalisi NATO tersebut tewas dalam serangan tetapi tidak mengungkapkan kebangsaan para korban atau lokasi yang tempat dari serangan itu.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, ISAF mengatakan empat orang tewas dalam "serangan di Afghanistan timur."

Berita tentang korban tewas tersebut muncul tepat ketika pasukan pimpinan NATO mengalihkan tanggung jawab keamanan kepada pasukan Afghanistan.

Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengatakan dia menyambut baik penarikan pasukan AS dan menegaskan pasukannya bisa membela negara melawan Taliban.

"Ini adalah tugas kami untuk berurusan dengan mereka, dan kami mampu menghadapinya," kata Karzai Christiane Amanpour CNN awal tahun ini.

Meski begitu, ada kekhawatiran tentang kemampuan pasukan keamanan Afghanistan untuk berurusan dengan Taliban dan kelompok militan lainnya.

Taliban terus melakukan serangan dengan intensitas tinggi di ibukota, Kabul, bahkan mereka menarget Mahkamah Agung Afghanistan dengan serangan bunuh diri pada bulan Juni. Serangan lain menargetkan bangunan dekat Bandara Internasional Kabul.

Pada hari Selasa, seorang pembom bunuh diri menyerang konvoi Haji Mohammad Mohaqiq, seorang anggota parlemen, menewaskan tiga orang dan melukai 21 orang lainnya. Tiga diantara pengawalnya  cedera. Mohaqiq, Syiah dan Hazara  adalah anggota oposisi politik Afghanistan.

Pasukan Amerika, sekarang masih berjumlah 66.000 orang, diperkirakan turun menjadi 32.000 pada akhir tahun ini.

Rencananya adalah untuk menarik semua pasukan tempur tapi tetap menyisakan beberapa di negara itu untuk membantu pasukan Afghanistan berlatih dan melakukan operasi kontra terorisme bila diperlukan.

Ukuran jumlah pasukan yang disisakan masih dibahas.(inpil/auw)

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS