Presiden Barack Obama tidak merasa bahwa ia telah melanggar privasi setiap warga Amerika, ujar kepala stafnya, Denis McDonough, dikonfirmasi pada Minggu.
Ketika ditanya langsung apakah Obama merasa demikian tentang program pengawasan kontroversial pemerintah tersebut, McDonough hanya mengatakan, "Dia tidak merasakannya"
Selama wawancara di CBS '"Face the Nation," McDonough menambahkab presiden berencana untuk "berbicara tentang hal ini di masa mendatang."
McDonough mengatakan presiden akan membahas kebutuhan untuk "menemukan keseimbangan yang tepat, terutama dalam situasi baru di mana kita semua bergantung pada internet, pada e-mail, pada texting."
Tak lama setelah program National Security Agency yang bocor awal bulan ini, Obama secara terbuka membela operasi tersebut yang melibatkan penyimpanan dan pengumpulan informasi dan catatan telepon dari perusahaan-perusahaan Internet. Obama menyebutnya "gangguan-gangguan sederhana pada privasi" yang membantu mencegah serangan teroris.
McDonough menolak berrdebat tentang apakah Edward Snowden mantan kontraktor yang membocorkan informasi NSA adalah seorang pahlawan atau pengkhianat. Namun Kepala Staf Gedung Putih itu menegaskan bahwa ia tidak tahu di mana Snowden setelah ia cek out dari hotel di Hong Kong pada hari Senin.
"Saya yakin anda akan mengerti ketika aku bilang aku tidak ingin terlibat dalam investigasi yang sedang berlangsung atau jenis usaha yang sedang dilakukan, tapi saya dapat memberitahu anda bahwa saya tidak tahu di mana dia sekarang".(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment