Arsenal menunjukan kelasnya sebagai salah satu kandidat layak dalam perebutan tahta di Liga Primer Inggris 2013/14 usai memetik kemenangan di markas Fulham.
Bermain di Craven Cottage tidak menyurutkan ambisi Arsenal meraih poin sempurna. Skuat asuhan Arsene Wenger langsung tancap gas untuk memberi tekanan ke pertahanan Fulham.
Lukas Podolski melepaskan tembakan pertama di pertandingan ini, namun bola masih membentur bek Fulham sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru. Setelah itu, beberapa kali Arsenal melepaskan tembakan namun rapatnya pertahanan membuat gawang Fulham masih aman.
Di menit ke-14, Arsenal akhirnya berhasil memecah kebuntuan setelah Olivier Giroud mampu lolos dari jebakan offside dan mampu menaklukkan Stockdale untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk timnya.
Tertinggal satu gol, Fulham hampir memberi respon cepat dengan mendapat peluang emas melalui John Arne Riise, beruntung kiper Szczesny mampu melakukan penyelamatan.
Fulham akhirnya mampu memberi perlawanan dan memaksa Arsenal gagal mempertahankan dominasinya di laga ini. Tekanan terus berusaha dilancarkan Fulham di Craven Cottage yang diguyur hujan, tetapi lini belakang Arsenal tetap solid dalam menjaga daerahnya.
Arsenal akhirnya berhasil memperlebar kedudukan menjadi 2-0 melalui gol Lukas Podolski memanfaatkan skema serangan balik di menit ke-41. Ia memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Walcott yang ditepis Stockdale untuk memastikan Arsenal unggul dua gol di paruh pertama.
Di paruh kedua, Fulham memulai pertandingan dengan agresif, Adel Taarabt memberi sengatan melalui tembakan jarak jauhnya, tetapi kiper Szczesny dengan tenang mengamankan bola.
Perlahan Arsenal mulai bergerak maju dan memberi tekanan melalui pergerakan lincah Theo Walcott. Ia berhasil mengirim umpan silang yang disambut dengan baik oleh Ramsey melalui tandukan, tetapi kali Stockdale bergerak cepat untuk mencegah gol ketiga terjadi.
Arsenal akhirnya kembali memperlebar kedudukan menjadi 3-0 di menit ke-68, tembakan keras Podolski yang menembus lini pertahanan Fulham memaksa Stockdale memungut bola untuk ketiga kalinya di gawangnya sendiri.
Tertinggal tiga gol tidak membuat Fulham patah arang, skuat asuhan Martin Jol tetap bersemangat di hadapan ribuan pendukungnya yang memenuhi Craven Cottage. Pada menit ke-71, harapan publik tuan rumah diwujudkan oleh Darren Bent, striker yang melakoni debutnya untuk Fulham itu berhasil mengoyak jala Arsenal untuk memperkecil kedudukan menjadi 3-1.
Terkejut dengan gol balasan Fulham, anak asuh Wenger kembali menaikkan tempo permainan untuk mencegah kebangkitan tuan rumah. Beberapa kali Walcott dan Wilshere memiliki peluang untuk menyegel kemenangan di sisa waktu yang ada, namun Stockdale masih mampu mementahkan peluang tersebut.
Di menit-menit akhir, Arsenal mulai menurunkan tempo dan fokus mengamankan kemenangan. Meski demikian, Walcott sempat memaksa Stockdale melakukan penyelamatan lagi sebelum wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.
The Gunners meraih kemenangan dengan skor 3-1, skor yang sama seperti saat mereka dipermalukan Aston Villa di Emirates Stadium pada pekan pertama EPL, berkat gol yang dicetak oleh Olivier Giroud (satu gol) dan Lukas Podolski (dua gol), sementara gol balasan tuan rumah dicetak oleh Darren Bent, yang menjalani debutnya di sana.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment