Aston Villa menjadi obat pahit Arsenal saat mereka bertandang ke Emirates Stadium, Villa mempecundangi tuan rumah dengan skor 3-1, pada pekan perdana Liga Primer Inggris musim 2013/14.
The Gunner yang mengusung formasi menyerang 4-3-3 dan langsung menguasai jalannya laga. Permain berlangsung begitu cepat, kedua tim bermain terbuka. Baru beberapa puluh detik pertandingan berjalan, Arsenal sudah mendapat dua sepak pojok.
Benar saja, permainan terbuka yang dihadirkan kedua tim langsung menghadirkan gol di awal laga. Pada menit ke empat, penetrasi yang dilakukan Oxlade Chamberlain berhasil diteruskan Oliver Giroud melalui tembakan mendatar yang berhasil menembus jala Aston Villa. Skor 1-0 bagi tuan rumah.
Villa tak tinggal diam dengan meningkatkan intensitas serangan, namun sayanga usaha mereka terus menemui jalan buntu ketika menemui tembok pertahanan Arsenal. Sementara itu, Theo Walcott dan Giroud kompak menghadirkan bahaya bagi pertahanan Villa.
Serangan balik yang dilancarkan Villa akhirnya membuahkan hasil pada menit ke 21. Gabriel Agbonlahor dijatuhkan Szczeny di kotak terlarang, penalti untuk The Villans. Eksekusi dilakukan Benteke tendangannya secara luar biasa mampu dihalau Szczeny, namun bola muntah berhasil disundul masuk oleh sang sang algojo, 1-1 Villa berhasil menyamakan kedudukan.
Setelah keduduka berimbang, tempo permainan cenderung melambat. Peluang yang dihasilkan tidak sebanyak pada 20 menit awal. kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga jeda.
Dan seperti pada babak pertama, babak kedua berlangsung dengan tempo yang cepat. Bedanya kedua tim tampil lebih berhati-hati. Gempuran yang dilancarkan Arsenal melalui Giroud dan Tomas Rosicky, nyaris saja membawa tuan rumah unggul.
Arsenal tak menghentikan intensitas serangan mereka, berulang kali Walcott dan Chamberlain coba melakukan penetrasi dari kedua sisi lapangan. Villa tetap disipilin menjaga pertahanannya sembari menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
Benar saja, pada menit ke 61 lagi-lagi Villa mendapat hadiah penalti yang disebabkan oleh pemain yang sama, Agbonlahor. Kali ini Laurent Koscienly yang menjatuhkan sang striker. Benteke kembali jadi algojo, kali ini ia tidak mengulangi kesalahan pada tendangan pertama, dengan mulus tendanganya masuk ke gawang Szczeny, 2-1 untuk tim tamu.
Sisa waktu setengah jam membuat Arsenal harus berlari mengejar ketinggalan, jika tak ingin malu di depan publik sendiri. Peluang terbaik didapat Rosicky dan Santi Cazorla. Nama pertama gagal memanfaatkan peluang one on one, sementara nama terakhir gagal mencetak gol melaui tembakan kerasnya yang masih menerpa mistar gawang.
Villa memastikan keunggulannya setelah Diego Luna mencetak gol tambahan pada menit ke 85. Keasyikan menyerang, membuat pertahanan The Gunners terbuka lebar. Luna memanfaatkannya setelah menerima umpan terobosan Andreas Weimann yang melihat rekannya berdiri bebas. Tendangan menyusur tanahnya, menerjang gawang Tim Meriam London. Skor 3-1 memastikan Villa pulang dengan raihan poin sempurna.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment