Dilansir PhoneArena (14/8), kampus tersebut ditutup selama satu hari dan memerintahkan mahasiswanya untuk berlindung di tempat yang aman dikarenakan sebuah ringtone dari smartphone milik pekerja bangunan di kampus tersebut yang bernada dering berupa suara tembakan senjata.
Kampus tersebut sendiri mengira jika nada dering atau ringtone dari smartphone pekerja bangunan tersebut benar-benar suara tembakan senjata asli dan memutuskan untuk menutup dan mengamankan mahasiswanya untuk sementara.
Namun setelah melakukan penyelidikan, benda yang mengeluarkan suara tersebut hanyalah smartphone Samsung yang dimiliki pekerja bangunan di kampus tersebut.
Memang, Amerika Serikat sendiri sampai saat ini masih fokus untuk mengamankan lingkungan pendidikan di negaranya yang dianggap kurang aman beberapa tahun terakhir akibat banyaknya serangan bersenjata yang dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.
(inpil/banks)
sumber gambar Merdeka





0 comments:
Post a Comment