Home » , » Kementrian Pertahanan Inggris Melarang Staffnya Menghubungi "Timeline"

Kementrian Pertahanan Inggris Melarang Staffnya Menghubungi "Timeline"

Seluruh pegawai kementerian dilaporkan dilarang menghubungi nomor 123 atau layanan Timeline untuk mengetahui waktu.Sebagai gantinya mereka menerima daftar situs internet yang boleh digunakan untuk mendapatkan jam yang akurat, tetapi para staf ternyata tetap menelepon 123 dan tagihannya mencapai ratusan juta dalam waktu tiga tahun.

Juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan "biaya yang tidak perlu" itu adalah akibat kesalahan teknis dan memastikan bahwa tidak ada lagi staf yang menggunakan layanan itu.

"Larangan sudah berlaku namun ada masalah teknis dengan sejumlah server IT kami sehingga panggilan ke layanan itu masih terjadi dan kami pastikan hal biaya yang tidak perlu itu sudah dihentikan," kata dia.
Tagihan tahun 2012 adalah £18.804 dan £15.162 pada 2011, sedangkan 2013 tagihan sudah mencapai £6.000 atau kalo dalam rupiah Rp 690.000.000

Dalam periode sejak larangan diberlakukan, Kementerian Pertahanan telah menghubungi nomor 123 sebanyak 130.000 kali dengan biaya 30 pence (Rp5.000) untuk setiap panggilan.Layanan jam berbicara Timeline diluncurkan pada 1936 dan pada 2013 merayakan ulang tahun ke-77.

Sejak awal, layanan itu selalu berbayar. Sebelum Perang Dunia II berakhir, biaya yang dikenakan adalah satu penny dari rumah dan dua pence dari telepon umum. Pada 2007, Sara Mendes da Costa dari Brighton memenangi kompetisi untuk menjadi suara layanan tersebut. 
(inpil/banks)
dikutip dari BBC

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS