Stasiun televisi BBC melaporkan, Selasa (20/8), perusahaan Tokyo Electric Power (Tepco) mengatakan kebocoran berada di tingkat satu atau masih tingkat terendah. Ini pertama kali kebocoran terjadi setelah pabrik itu lumpuh akibat Tsunami dua tahun lalu.
Badan Skala Nuklir dan Radiologi Internasional (Ines) membandingkan tingkat kebocoran hari ini tidak sebanding pada peristiwa 2011. Mereka mengkategorikan tujuh tingkatan kebocoran yakni nilai 0 (tidak berpengaruh), 1-3 tingkat rendah, dan 4-7 tergolong tinggi.
Seorang pejabat Tepco mengatakan air bocor dari tangki setelah penghalang beton hancur. Pekerja berusaha memindahkan air tersisa dalam tangki ke wadah yang lain.
Ratusan tangki air dibangun untuk menyimpan air terkontaminasi namun masih sering terjadi kebocoran, diperkirakan kebocoraan ini mengkontaminasi sekitar 200ton air laut.
(inpil/banks)






0 comments:
Post a Comment