Home » » Samsung vs Apple: Naik Ke Level Smartwatch Samsung Ciptakan Galaxy Gear

Samsung vs Apple: Naik Ke Level Smartwatch Samsung Ciptakan Galaxy Gear


Persaingan tanpa akhir antara Samsung dan Apple akan naik dan ke luar dari smartphone dan tablet untuk masuk di pasar jam tangan pintar aka smartwatch bulan depan dengan Samsung yang akan meluncurkan produknya pada tanggal 4 September dengan perangkat yang disebut Galaxy Gear.


Karena akan diresmikan sebelum dimulainya pameran dagang IFA di Berlin, perangkat ini akan terhubung secara nirkabel ke smartphone untuk mengakses internet.

Jam ini juga dikabarkan mampu membuat panggilan suara, email dan surfing website.

Meskipun tanggal-dijualnya belum dikonfirmasi, Gear Galaxy hampir dipastikan mengalahkan "iWatch" Apple yang lama diisukan muncul di pasar, meskipun tidak akan menjadi smartwatch pertama yang mulai dijual.

Perangkat kedua Sony, SmartWatch 2, mulai dijual awal musim panas ini. Startup Amerika, Pebble Teknologi, sementara itu, mengangkat $ 10.3m (£ 6.6m) melalui crowdfunding untuk membuat Pebble smartwatch, yang telah  di pre-order oleh lebih dari 275.000 orang.

Penelitian Canalys memperkirakan lebih dari 500.000 smartwatches akan dijual tahun ini, diikuti oleh 5 juta buah pada 2014 ketika Samsung, Apple, Google dan perusahaan teknologi lainnya meluncurkan model mereka sendiri.

Seringnya pembocoran dan pengajuan hak paten telah mengisyaratkan rencana perusahaan-perusahaan teknologi. Apple diperkirakan memiliki total 100 tim yang tengah mengerjakan smartwatch nya, dan pada bulan Juni lalu mereka mempatenkan merek dagang iWatch di Jepang.

Segala aktivitas tersebut merupakan bagian dari meluasnya kegembiraan dalam industri elektronik yang konsumennya berharap dapat menggunakan gadget yang dapat dipakai, yang juga mencakup perangkat kebugaran wireless seperti Fitbit dan FuelBand Nike, dan kacamata Google Glass.

Firma riset Juniper Research, memperkirakan lebih dari 18 juta perangkat pintar yang dapat dipakai untuk dijual pada tahun 2013, meningkat menjadi 170 juta pada akhir 2018 nanti.(inpil/auw)

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS