Home » , » Studi Terbaru: Orang Pintar dan Kaya Adalah Pengguna Terbanyak Google

Studi Terbaru: Orang Pintar dan Kaya Adalah Pengguna Terbanyak Google


Jika anda pintar dan kaya, kemungkinan besar anda pasti menggunakan Google.

Itulah yang didapat dari sebuah studi yang dirilis bulan ini oleh perusahaan iklan online Chitika yang menemukan bahwa orang yang menggunakan mesin pencari Google cenderung hidup di negara-negara dengan pendapatan rumah tangga rata-rata di atas rata-rata dan tingkat kelulusan perguruan yang tinggi. Negara bagian Amika Serikat dimana Google paling banyak digunakan juga cenderung di daerah yang memiliki populasi warga yang lebih tua dan tingkat pertumbuhan pekerjaan yang lebih tinggi.


Menggunakan data yang dikumpulkan dari pengguna internet di seluruh negeri, perusahaan iklan tersebut menemukan bahwa penduduk Utah, California dan Massachusetts adalah pengguna utama Google. Sedangkan minoritas namun masih cukup banyak terdapat di Mississippi, Arkansas dan West Virginia.

Seorang juru bicara dari Google menolak memberikan komentar terkait cerita dari CNN ini.

Bradley Strauss, salah satu ilmuwan dan penulis utama studi Chitika mengatakan bahwa data yang ia miliki hanya menunjukkan bahwa statistik memberikan hasil secara deskriptif. Penelitian ini tidak pernah mencari untuk menjelaskan mengapa korelasi ini terjadi, atau bagaimana variabel-variabel dampak atau dipengaruhi oleh penggunaan Google.

"Ketika kita memacu pertumbuhan pekerjaan apakah itu memacu penggunaan Google?" tanya Andrew Waber, juru bicara Chitika, "Kita tidak bisa membuktikan sebab-akibat, tapi kita hanya menunjukan korelasinya."

Yang pasti, Google sangat populer di mana-mana: Hampir seluruh populasi penduduk di 50 negara bagian Amerika menggunakan Google setidaknya 50%.

Dengan menganalisa angka-angka tersebut pada tingkat negara dapat membantu pengiklan lebih baik menargetkan audiens mereka, ujar Strauss.

Google menguasai 67% dari pasar pencarian AS, menurut data comScore tracker, sehingga perusahaan periklanan cenderung untuk memposting iklan di raksasa pencarian itu. Tetapi jika pengiklan menargetkan audiens dengan berpenghasilan rendah atau lebih muda, studi Chitika menunjukkan bahwa mereka layak dipertimbangkan sebagai alternatif Google.

Microsoft dengan mesin pencarinya, Bing menguasai sekitar 18% dari pasar pencarian Amerika Yahoo, yang menggunakan Bing untuk hasil pencarian, tercatat 11%.(inpil/auw)

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS