Pemerintah Suriah memberi persetujuan untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan investigasi atas dugaan penggunaan senjata kimia di negara tersebut.
Berdasarkan izin tersebut, tim penyidik PBB akan mulai bekerja pada Senin.
Dalam pernyataan dari Menteri Luar Negeri Suriah yang disiarkan di televisi negara mengatakan persetujuan itu telah disepakati pada Minggu kemarin bersama utusan PBB untuk perlucutan senjata, Angela Kane.
Angela Kane sendiri tiba di Suriah Sabtu lalu untuk merundingkan penyidikan tersebut dengan Suriah.
Persetujuan ini berlaku "efektif segera", tambah pernyataan tersebut.
Juru bicara untuk Sekjen PBB Ban Ki-moon, kemudian mengumumkan bahwa penyidik "bersiap-siap untuk melakukan kegiatan di tempat pencarian fakta", dimulai pada Senin.
Sebuah gencatan senjata akan diamati pada lokasi yang terkena dampak, kata pernyataan itu.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment