Home » , , » Pria Ini Ditangkap Bersama 850 Ular

Pria Ini Ditangkap Bersama 850 Ular


Seorang petugas kontrol hewan mengamankan 850 ular, termasuk dua Piton 6-kaki asal Burma, saat melakukan penggeledahan  bisnis ilegal penjualan ular dari pinggiran kota New York, menurut pihak berwenang pada hari Kamis lalu.


Richard Parrinello, dari Brookhaven, New York, menyimpan ular di garasi rumah yang terpisah, semua dikumpulkan dengan rapi dalam wadah dan pada suhu yang tepat, menurut Roy Gross, kepala Suffolk County SPCA.

Piton Burma adalah hewan ilegal di New York, dan piton Parrinello kini diamankan dan dipindahkan ke penangkaran khusus reptil di Massachusetts sedangkan sisanya masih di garasi, menurut Jack Krieger, direktur komunikasi untuk Kota Brookhaven di Long Island.

Gross mengatakan semua ular tampaknya berada dalam kesehatan yang baik dan tidak ada penyalahgunaan hewan atau kelalaian.

"Itu adalah sebuah fasilitas yang terpelihara dengan baik, sangat bersih dan terorganisir, sebuah bisnis yang cukup besar," kata Krieger.


Parrinello membuka sebuah situs online, "Snakeman's Exotics" yang mengiklankan koleksi ular piton, boa constrictors dan ular hognose tersedia untuk dijual baik domestik maupun internasional.

Setelah berminggu-minggu penyelidikan dugaan pekerja yang menyamar, kota Brookhaven, US Fish and Wildlife Service, New York State Departemen Konservasi Lingkungan, Suffolk Polisi dan SPCA mengeksekusi surat perintah penggeledahan di rumah Parrinello, di mana ia tinggal bersama istri dan putra berumur 10 tahunnya, menurut sebuah rilis berita dari Brookhaven.

Penyelidik yang menyamar berbicara kepada Parrinello, yang mengaku memiliki uang sebesar $ 500.000 pada persediaannya, termasuk ular, kura-kura dan telur penyu, kata siaran berita.

Pihak berwenang juga mengatakan mereka menemukan tarantula dan beberapa freezer dengan tikus beku dan bangkai buaya.


Krieger mengatakan Parrinello tidak ditangkap atau dituduh dengan aktivitas kriminal, tapi ia menjalankan bisnis diluar dari kediamannya di daerah perumahan, yang merupakan pelanggaran kode kota.

Pejabat Departemen Hukum Kota masih melakukan penyelidikikan dan kemungkinan akan mengeluarkan berbagai pelanggaran dalam beberapa hari mendatang.

Ketika dihubungi melalui telpon, Parrinello menolak berkomentar.

"Apa yang membuat hal ini sangat mengerikan adalah bahwa orang ini diduga menjalankan bisnis reptil ini diluar dari rumahnya, menyebar ancaman yang tak diketahui di lingkungan setempat," kata Pengawas Brookhaven, Ed Romaine.

Peter Constantakes, juru bicara DEC, mengatakan Parrinello diwawancarai dan mengeluarkan dua surat panggilan untuk memiliki hewan liar tanpa izin dan karena memiliki bagian buaya tanpa izin, masing-masing menyebabkan denda maksimum $ 250.

US Fish and Wildlife Service telah melarang impor Piton Burma, bersama dengan tiga spesies ular eksotis dan telurnya.(inpil/auw)


0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS