Home » » Arab Saudi Tolak Jabat Dewan Keamanan PBB

Arab Saudi Tolak Jabat Dewan Keamanan PBB


Arab Saudi kembali mencetak sejarah sebagai negara Islam yang pertama kali  mendapat tawaran menjadi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB).


Selain itu PBB juga memilih Chad, Lithuania, Chile, dan Nigeria menjadi anggota tidak tetap di DK. Namun Saudi menolak tawaran menjadi dewan keamanan. Menurut mereka DK-PBB selalu gagal mendamaikan konflik salah satu yang terbaru adalah di Suriah.

Surat kabar Huffington Post melansir, Jumat (18/10), Saudi juga kecewa DK-PBB tidak pernah bisa menyelesaikan kasus konflik Palestina dan Israel. Padahal jika mereka menerima tawaran ini, mereka bakal bertugas tahun depan. Sebelumnya meski kaya akan minyak dan berpengaruh besar di negara Islam namun Saudi belum mampu mendapat tempat di PBB paling kuat menetapkan sanksi dan menyelesaikan konflik.

Negara konservatif Islam ini berulang kali menyatakan kekhawatiran mereka atas konflik Suriah. Mereka mendukung pemberontak melawan Presiden Suriah Basyar al-Assad.

Menurut pengamat kebijakan politik luar negeri, Saudi ingin berperan aktif di internasional meski mempunyai catatan buruk atas pelanggaran hak perempuan banyak dikritik pelbagai pihak.

Duta besar Saudi di PBB Abdullah al-Mualimi mengatakan terpilihnya negara dia menunjukkan dukungan dunia pada kebijakan Negeri Petro Dolar mengutamakan prinsip moderat. "Kami selalu berusaha menyelesaikan konflik dengan jalan damai," ujarnya.

Mualimi mempunyai pandangan soal konflik Suriah. Dia bilang negaranya mendukung rakyat Suriah bagi kebebasan, kemakmuran, dan persatuan demi demokrasi terwujud di sana.(inpil/auw)

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS