Home » , » Kemunduran Nokia: Elop Bukan Orang Yang Tepat

Kemunduran Nokia: Elop Bukan Orang Yang Tepat


Salah satu faktor yang dinilai menjadikan Nokia tenggelam salah satunya adalah Stephen Elop, ia dinilai kurang cekatan. Elop sejatinya juga tak pernah diprediksi akan menjadi kepala Nokia.

Seperti yang dilansir ZDNet (18/10), hal ini diutarakan oleh mantan CEO Nokia, Jorma Ollila, dalam memoarnya berbahasa Finlandia yang jika diterjemahkan akan berjudul Sukses yang Mustahil. Dalam tulisan setebal 450 halaman ini, Ollila menyebutkan bahwa Elop bukanlah pilihan utama ketika ditunjuk sebagai CEO.

Saat itu, tepatnya 2010, Ollila sudah menjadi chairman Nokia dan sedang mencari CEO baru untuk perusahaan asal Finlandia tersebut. Hal ini menyusul gagalnya CEO Olli-Pekka Kallasvuo dalam menyelamatkan Nokia.

Maka, dipilihlah satu orang yang dinilai tepat menggantikan Kallasvuo. Orang ini dinilai mampu karena masih ada di usianya yang ke 50 dan memiliki pengalaman sebagai orang nomor dua dalam sebuah perusahaan teknologi besar Amerika.

Namun, sayangnya kandidat kuat yang tak disebutkan namanya ini urung menjadi bos Nokia. Sehingga, agar tampuk pimpinan Nokia tak kosong dalam waktu lama, segera saja Stephen Elop yang pernah menjadi petinggi Microsoft kemudian ditarik.

Namun, rupanya pilihan Ollila ini adalah sebuah blunder. Terbukti, Elop juga gagal memberikan yang terbaik untuk Nokia mengingat makin derasnya arus persaingan di dunia ponsel dan smartphone.

Ollila pun menyesal mengetahui Nokia tak bisa berbuat apa-apa di tangan Elop. Terlebih lagi, dirinya kecewa setelah tahu Nokia akhirnya dijual juga kepada Microsoft.

"Sangat sedih melihat bagaimana sebuah perusahaan teknologi Finlandia berusia 40 tahun kemudian dijual kepada pihak asing," tulisnya.(inpil/auw)

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS