Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (23/10), partikel emas ada di getah pohon ini meski jumlahnya hanya cukup membuat cincin kawin per 500 pohon.
Peneliti Mel Lintern mengatakan hal ini sangat langka dan perusahaan tambang bisa mengebor lokasi. "Pohon-pohon ini bisa menjadi indikator adanya tambang emas di sekitar situ," ujarnya.Penemuan tambang emas beberapa tahun belakangan sangat langka dan kualitas logam mulia ini juga tidak terlalu baik. Kadar emas di pohon ini sangat bagus. Para peneliti percaya emas ini diserap oleh akar dan ikut dalam air disebar oleh sari-sari ke seluruh pohon.
Penumpukan lapisan emas ada di ranting, batang, dan akar dekat permukaan tanah. Bisa jadi emas ini beracun bagi pohon. Itu sebabnya mereka memindahkan hal itu ke permukaan untuk mengurangi reaksi kimia.
(inpil/banks)
sumber gambar Merdeka.com






0 comments:
Post a Comment