PT Axis Telekom "Axis" menggumumkan secara resmi bahwa pihaknya akan melakukan "pelepasan" sejumlah karyawannya untuk menjaga kelangsungan perusahaannya.
"Ada program efisiensi di Axis. Industri seluler Indonesia saat ini sudah dalam fase konsolidasi, Axis sendiri ada dalam periode dimana kami harus fokus menjaga stabilitas finansial kami," ujar Head of Corporate Communication Axis, Anita Avianty, Sabtu (26/10).
Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk mempertahankan bisnis di tengah kondisi pasar seperti saat ini sehingga pihaknya merasa perlu untuk menyederhanakan beberapa fungsi.
Axis, lanjut Anita, sangat menghargai seluruh karyawannya ?dan berusaha menyelesaikan kebutuhan masing-masing individu sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Seperti diketahui, Axis memiliki utang hingga USD 1,2 miliar. Namun, karena kinerja Axis yang memburuk, perusahaan gagal membayar utang tersebut sesuai perjanjian dengan bank kreditur yang terdiri dari Deutsche Bank, HSBC Holdings, dan Citigroup.
Akuisisi XL atas Axis senilai Rp 9 triliun sendiri diantaranya akan digunakan untuk melunasi utang Axis tersebut sehingga catatan bukunya bersih dari utang dan posisi kas nol (cash free and debt free).
Operator tersebut, menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo Gatot S. Dewa Broto, juga belum membayar biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi dalam beberapa tahun.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment