Referendum Mesir mengenai konstitusi baru akan diadakan 14-15 Januari, menurut kantor berita yang dikelola negara MENA melaporkan Sabtu, mengutip presiden sementara Adly Mansour.
Rancangan konstitusi akan melarang partai-partai keagamaan dan menempatkan kekuatan lebih di tangan militer.
Hal ini muncul beberapa bulan setelah kudeta militer pada pemimpin Mohamed Morsy, Presiden yang terpilih secara demokratis. Kudeta memicu serangkaian protes yang berakhir dengan kekerasan.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment