Home » » Rusia: Uni Eropa Adalah Biang Kerusuhan Ukraina

Rusia: Uni Eropa Adalah Biang Kerusuhan Ukraina


Rusia mengatakan hari Kamis bahwa Uni Eropa sedang mencoba untuk menggertak Ukraina menandatangani kesepakatan perdagangan bebas melawan keinginan mayoritas Ukraina.


Rusia sendiri telah dituduh menjadi penyebab Presiden Viktor Yanukovych menolak perjanjian tersebut. Selama berminggu-minggu, ribuan warga Ukraina telah menerjang dinginnya udara untuk memprotes keputusan itu.


"Uni Eropa menawarkan paket token yang tidak menyangkut kepentingan apapun kepada pemerintah Ukraina," Alexei Pushkov, kepala Komite Urusan Luar Negeri di Parlemen Rusia, mengatakan kepada CNN.

"Itu sebabnya Pak Yanukovych telah awalnya menolak itu," katanya. "Maka semua demonstrasi ini dimulai dengan partisipasi dari para menteri Eropa ... yang berbicara di Maidan [Kiev Independence Square], bergabung dengan para pengunjuk rasa, dan sebagainya."


Ini seperti membunuh Ukraina dan mencoba untuk ... membawa paksa ke dalam surga. "

Pada hari Kamis, ada petunjuk bahwa Yanukovych mungkin tunduk pada tekanan oposisi dan membalikkan saja.


Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, berbicara kepada Yanukovych dan mengatakan kepada CNN setelahnya bahwa ia "masih ingin menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa."

Pushkov mengatakan dia tidak begitu yakin.


"Dia tidak pernah benar-benar menolak kemungkinan penandatanganan kesepakatan dengan Uni Eropa," katanya. "Namun dia mengatakan pada banyak kesempatan bahwa ia tidak senang dengan isi kesepakatan."

Menurut Pushkov, Yanukovych mungkin belum menandatangani "kesepakatan", hingga diubah agar lebih sesuai dengan Ukraina.(inpil/auw)




0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS