Seorang tentara Israel tewas Minggu dalam insiden penembakan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon, menurut Angkatan Pertahanan Israel.
Tentara itu dirawat di tempat kejadian, kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Dia kemudian meninggal karena luka-lukanya.
Sebelumnya Minggu, juru bicara Pasukan Sementara PBB di Lebanon, atau UNIFIL, telah mengatakan bahwa "insiden penembakan serius" sedang berlangsung di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.
Hal itu tidak segera jelas siapa yang menembak siapa, Andrea Treneti kata itu. Komandan dari kedua belah pihak sedang berbicara dengan kepala misi UNIFIL untuk menjelaskan apa yang terjadi.
"Kami mendesak menahan diri," kata juru bicara itu.
Tentara itu ditembak saat mengemudi di sepanjang perbatasan dekat Rosh Hanikra, menurut IDF.
Sebuah penyelidikan awal mengkonfirmasi penembaknya adalah anggota dari Angkatan Bersenjata Lebanon, katanya, menambahkan penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung.
Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon, pasukan tentara menembaki tentara Israel yang dekat perbatasan.
UNIFIL telah di Lebanon selatan sejak konflik 1978 dengan Israel.
Setelah perang 2006 antara Israel dan milisi Hizbullah Lebanon, mandat pasukan penjaga perdamaian 'diperluas untuk mencakup membantu menjaga Lebanon selatan negara itu "bebas dari personel bersenjata, aset dan senjata" selain pasukan pemerintah.
Tembakan lintas-perbatasan telah hampir tak pernah terjadi sejak perang Israel-Hizbullah.
Pada akhir Agustus, angkatan udara Israel melakukan serangan di Lebanon antara Beirut dan Sidon, sehari setelah roket menghantam Israel utara, menurut IDF. Tidak ada korban jiwa.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment