Vokalis grup rock Lostprophets dihukum Rabu untuk 35 tahun di penjara Inggris karena melanggar hukum seks dengan anak dibawah umur, pengadilan memutuskan.
Hukuman tersebut ditetapkan untuk serangkaian kejahatan seks anak - seperti percobaan perkosaan bayi - dengan hukuman 29 tahun di balik jeruji besi untuk bintang rock Inggris itu, menurut kantor berita Inggris Press Association. Ia akan tetap berada di bawah pengawasan polisi untuk selama 6 tahun.
Ian Watkins, 36, mengaku telah melakukan 13 pelanggaran di Cardiff Crown Court di Wales bulan lalu. Pada hari Rabu, Hakim Roger John Royce mengatakan kasus menemukan "hal baru," menurut Press Association.
"Saya puas bahwa Anda yang merupakan pengaruh sangat merusak, Anda sangat manipulatif, Anda adalah seorang predator seksual, Anda berbahaya," kata Royce. "Publik dan, khususnya, perempuan muda membutuhkan perlindungan dari Anda."
Watkins harus melakikan pelayanan publik setidaknya dua pertiga dari masa hukumannya sebelum dia dapat dipertimbangkan untuk dibebaskan. Dua terdakwa lainnya yang diidentifikasi yakni Ibu A dan Ibu B dijatuhi hukuman 14 tahun dan 17 tahun, masing-masing.
Polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki apakah Watkins melakukan kejahatan serupa di Jerman dan Amerika Serikat.
"Penyelidikan menemukan bukti pelecehan anak yang paling mengganggu yang pernah saya lihat dalam 28 tahun saya sebagai seorang polisi," Detektif Kepala Inspektur Peter Doyle, menyelidiki perwira senior untuk Polisi South Wales, mengatakan dalam sebuah pernyataan.
"Ada juga investigasi yang dilakukan oleh pasukan polisi lain di seluruh dunia termasuk Jerman dan Amerika Serikat."
Lostprophets, kelompok musik rock asal Wales yang telah menjual lebih dari 3 juta album di seluruh dunia, dan bubar pada bulan Oktober.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment