Pimpinan Partai Liberal Kanada secara mengejutkan mengaku pernah menghisap ganja selama menjabat sebagai anggota Parlemen Kanada.
Justin Trudeau adalah sosok utama yang meneriakan legalisasi obat-obatan Juni lalu. Pada media setempat dia juga mengaku terakhir kali menghisap ganja tiga tahun lalu.
Terpilih menjadi anggota parlemen dari daerah Papineau, Quebec pada 2008 lalu, pria berusia 41 tahun ini juga merupakan putra tertua dari mantan perdana menteri Kanada Pierre Trudeau.
Pengakuan Trudeau seperti mengusik PM Kanada Steven Harper untuk memberikan pemebelaan. Harper mengatakan dia tahu kalau Trudeau menghisap ganja tetapi itu hanyalah masa lalunya. Kebiasaan buruk Trudeau telah dihentikan akibat penyakit asma yang dideritanya.
Pengungkapan penggunaan ganja oleh Trudeau datang dari pemberitaan dan survei media Kanada tentang siapa saja petinggi negara yang pernah menghisap ganja. Selain Trudeau, pemimpin partai demokarsi Kanada Thomas Muclair juga mengaku pernah menghisap ganja tetapi menolak memberi tahu kapan terakhir kali “bergaul” dengan barang haram tersebut.
Trudeau menceritakan terakhir kali dia menghisap ganja ketika mengadakan jamuan makan malam di rumah. Dia juga mengakui, menghisap ganja ketika tidak ada anak-anak yang ketika itu sedang menginap di tempat neneknya.
Trudeau mengakui sudah enam kali dia menghisap tetapi mengelak pernah membeli obat terlarang dan menggunakannya. Ulah Trudeau ini membuahkan kecaman keras dari Menteri Hukum Kanada Peter Mackay.
“Melanggar hukum Kanada saat masih terpilih merupakan contoh yang buruk bagi setiap warga Kanada. Terutama kaum muda,” ujar Mackay, seperti dikutip dari BBC News.(inpil/auw)






0 comments:
Post a Comment