Home » , » Topan Trami Filipina Menyebabkan 3 Orang Tewas

Topan Trami Filipina Menyebabkan 3 Orang Tewas


Dewan Nasional Penanggulangan Bencana Filipina (NDRRMC) mengumumkan hingga Senin sore jumlah korban tewas topan Trami hingga saat ini mencapai tiga orang. Korban tewas itu diakibatkan hujan deras yang terus mendera sejak Jumat yang mengakibatkan banjir bandang itu kebanyakan berasal dari ibu kota Filipina.

Menurut NDRRMC, satu korban tewas bernama Franco Pedrito, berasal dari luar kota Manila yakni Cabuago, ibu kota Provinsi Ilocos Sur. Korban meninggal lantaran mengalami kecelakaan lalu lintas di tengah hujan deras pada Minggu petang.

Lalu, dua korban tewas lainnya berasal dari kawasan Cavite, 15 kilometer dari Manila. "Sembilan lainnya adalah korban luka," kata Direktur NDRRMC Eduardo del Rosario.

Catatan NDRRMC, imbuh del Rosario, adalah tiga orang masih dinyatakan hilang. Satu di 
antaranya adalah seorang turis yang terjebak di Gua Sumaguing di Sagada.

Sampai kini, dua kawasan yang paling parah terlanda dampak topan yang dalam bahasa setempat disebut Maring ini adalah Laguna dan Civite. Di kedua kawasan itu, ketinggian air bah rata-rata 120 sentimeter.(inpil/auw)

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS