Home » » Tersandung Skandal, Paus Fransiskus Berhentikan Seorang Uskup

Tersandung Skandal, Paus Fransiskus Berhentikan Seorang Uskup


Terbaru, Paus Fransiskus mengeluarkan sementara seorang uskup berkebangsaan Jerman setelah diduga terlibat skandal atas proyek senilai Rp 481 miliar untuk membangun sebuah kompleks perumahan. Tapi Paus asal Argentina itu menolak seruan untuk memecat dia.

Vatikan tidak memberitahu berapa lama Uskup Franz-Peter Tebartz-van Elst akan dikeluarkan dari Keuskupan Limburg. Tapi dikatakan Keuskupan Limburg telah menetapkan nama baru yakni Pendeta Wolfgang Roesch, untuk menjalankan keuskupan selama Tebartz-van Elst diberhentikan sementara, seperti dilansir surat kabar the Los Angeles Times, Rabu (23/10).

Vatikan mengatakan Roesch telah diminta untuk mengambil alih tugasnya sebagai wakil Tebartz-van Elst pada 1 Januari mendatang, namun dia akan mulai menjalankan tugas keuskupan dengan segera.

Dalam sebuah pernyataannya, Vatikan mengatakan situasi di keuskupan adalah bahwa Tebartz-van Elst tidak bisa lagi menjalankan pelayanan yang berkaitan dengan keuskupan.

Keputusan itu diambil setelah Paus Fransiskus bertemu dengan Tebartz-van Elst beberapa pekan lalu dan kepala keuskupan Jerman, Uskup Agung, Robert Zollitsch.

Pusat kontroversi itu datang dari proyek pembangunan sebuah kompleks tempat tinggal baru bagi uskup senilai Rp 481 miliar dan renovasi yang terkait dengan itu. Tebartz-van Elst telah mengatakan dana itu sebenarnya untuk sepuluh proyek dan ada biaya tambahan karena peraturan terkait bangunan yang berada di bawah perlindungan sejarah.

Scandal Limburg telah menjadi berita di halaman depan selama beberapa pekan di negara di mana Martin Luther meluncurkan reformasi lima abad yang lalu dalam respon untuk apa yang dia katakan sebagai tindakan keterlaluan dan pelanggaran dalam gereja.

Masalah terkait transparansi dalam keuangan gereja juga telah menyerang di antara gereja-gereja Katolik di Jerman sejak sebuah pajak gereja di Jerman telah membawa miliaran Euro per tahun untuk gereja Jerman.

Vatikan menekankan bahwa Paus Fransiskus mengambil keputusan itu berdasarkan penelitian secara terus-menerus dan informasi yang obyektif, yang menyatakan bahwa Vatikan tidak akan terpengaruh oleh seruan protes terkait skandal itu.(inpil/auw)

0 comments:

Post a Comment

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS